Senin, 18 Agustus 2014

.. .. ..

Berdetak..
Bernafas..
Bicara..
Berharap..
Berserah..
Tersenyum..
Menangis..
Mengadu..
Berlari..
Bersembunyi..
Memandang..
Menutup mata..
Tersentak..
Berdiam..

Angin..
Awan..
Hujan..
Debu..
Kepanikan..
Kesunyian..
Keramahan..
Kesombongan..
Pertolongan..
Kedengkian..
Kenikmatan..
Kesakitan..
Kehidupan..
Kebinasaan

Ada yang tumbuh..
Ada yg berlarian..
Ada yang pergi..
Ada yang mati

Aku diantara semuanya,
Bertafakur dalam tirani

Aku hanya seutas benang kehidupan yang lunglai
Segala waktu dan rasa sama saja bagiku,
Seperti mereka..
Seperti seekor nyamuk yang mencari makan dan harus mati dalam tepukan
seperi burung kecil yang terancam kepunahan
Seperti kupu-kupu yang mengembara mencari nektar dalam belukar
Seperti bayi kucing yang dibuang ke sudut jalan
Seperti sekelompok anak unggas yang bahagia berebut sebutir biji beras..

Aku bahagia yang menangis
Aku duka yang tertawa

Aku..
Mereka..
Dan semua yang melingkupi..
Ingin bersembunyi,
Dari fitnah
Dari kejaran
Dari kekejaman
Dari kelukaan..
Dari kefanaan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar