Untuk menjadi seorang terkenal itu sangatlah mudah..
Tapi untuk bisa menjadi pribadi yang dikenang itu teramat sulit..
.. ..
Sejarah tak pernah mencatat diktator sebagai pahlawan..
Dan untuk menjadi pemimpin yang baik,terlebihdahulu seseorang itu mesti menjaga sikapnya..
.. ..
Sikap apatis tidak akan lantas membuat kita dihargai orang..
Dan bukanlah suatu aib jika kita mau berbagi senyum kepada siapa saja
.. ..
Simpanlah identitas-identitas kecil yang kita sangka besar
Sembunyikanlah atribut yang hanya kita mengerti sendiri maknanya di hadapan orang banyak..
Wajah sangar.. bicara kasar atau pandangan tak bersahabat..,
Justru menunjukkan betapa gagalnya kita sejak awal untuk meraih kesuksesan yang sesungguhnya.
Selasa, 19 Agustus 2014
.. .. ..
Berhitung tidak sama dengan perhitungan
Dan kepercayaan tidak akan pernah bisa diganti dengan materi,
Terlebih jika materi itu tidak seberapa nilainya
.. ..
Tidak selalu diamnya seseorang itu mengindikasikan kebodohannya..,
Bisa jadi ia jauh lebih mengetahui apa yang selama ini ia maafkan dari kita
Dan kepercayaan tidak akan pernah bisa diganti dengan materi,
Terlebih jika materi itu tidak seberapa nilainya
.. ..
Tidak selalu diamnya seseorang itu mengindikasikan kebodohannya..,
Bisa jadi ia jauh lebih mengetahui apa yang selama ini ia maafkan dari kita
.. .. ..
Butuh kecerdasan untuk pandai bicara
Butuh ketekunan untuk berkarya
Butuh kesabaran untuk membesarkan jiwa
Butuh kesadaran untuk merasa
Butuh uang untuk menjadi kaya
Butuh kerelaan untuk berbagi
Butuh waktu untuk menyimpulkan
Butuh tekad untuk bertindak..
... ...
Sedangkan kebijaksanaan membutuhkan dua hal;
Yaitu,tau berterimakasih dan mengerti cara menghargai
Butuh ketekunan untuk berkarya
Butuh kesabaran untuk membesarkan jiwa
Butuh kesadaran untuk merasa
Butuh uang untuk menjadi kaya
Butuh kerelaan untuk berbagi
Butuh waktu untuk menyimpulkan
Butuh tekad untuk bertindak..
... ...
Sedangkan kebijaksanaan membutuhkan dua hal;
Yaitu,tau berterimakasih dan mengerti cara menghargai
TENTANG KEBENARAN
Terkadang suatu kebenaran itu bisa dimengerti dan diterima setelah terlebihdahulu dipertentangkan atau bahkan dibenci
.. .. ..
Kebenaran itu sudah ada...,jauh sebelum manusia pintar memberi penilaian.
Kebenaran akan tetap sebagai kebenaran,meski ada banyak orang yang salah memahaminya.
Adakalanya apa yang kita sampaikan samasekali tidak dipahami orang terdekat sekalipun,..
Sebab sahabat sesungguhnya bukanlah mereka yang belajar mengerti hanya saat ada di dekat kita,
Melainkan ia yang mau menyertakan kesadarannya di setiap kebenaran yang kita sampaikan.
Kebenaran akan tetap sebagai kebenaran,meski ada banyak orang yang salah memahaminya.
Adakalanya apa yang kita sampaikan samasekali tidak dipahami orang terdekat sekalipun,..
Sebab sahabat sesungguhnya bukanlah mereka yang belajar mengerti hanya saat ada di dekat kita,
Melainkan ia yang mau menyertakan kesadarannya di setiap kebenaran yang kita sampaikan.
SEMOGA
Jum'at yang berkah..
Semoga hari ini Allah meridhai kebenaran keluar sebagai pemenangnya..
jika kejahatan dimenangkan mereka..,
maka sesungguhnya Allah telah menentukan,bahwa hari ini dipisahkan antara org yang benar dengan orang yang salah..
Dan bersiap lah menjelang kenyataan baru,
yang tidak sesederhana apa yang kita prasangkakan,dari hati yang telah gelap.
#mimpiku semalam : langit menggugurkan semua bintang
Semoga hari ini Allah meridhai kebenaran keluar sebagai pemenangnya..
jika kejahatan dimenangkan mereka..,
maka sesungguhnya Allah telah menentukan,bahwa hari ini dipisahkan antara org yang benar dengan orang yang salah..
Dan bersiap lah menjelang kenyataan baru,
yang tidak sesederhana apa yang kita prasangkakan,dari hati yang telah gelap.
#mimpiku semalam : langit menggugurkan semua bintang
.. .. ..
#teruntuk sahabat dan saudaraku (muslim) yang pernah mengucapkan "SALAM DUA JARI"..
> Setelah semalam kita membesarkan Asma satu2nya Zat yang berhak dimuliakan..,
apa makna Idul Fitri bagi kalian??
> apa pandangan kalian terhadap arti permintaan maaf lahir batin??? kepada siapa layaknya permintaan itu ditujukan???
> Setelah semalam kita membesarkan Asma satu2nya Zat yang berhak dimuliakan..,
apa makna Idul Fitri bagi kalian??
> apa pandangan kalian terhadap arti permintaan maaf lahir batin??? kepada siapa layaknya permintaan itu ditujukan???
BALADA ORANG LAPAR
Balada orang" lapar..
Ditingkahi teriakan komunitas bar"
Memutar balik fakta dengan bahasa tak terajar
Menganggap segala yang haram sbg sesuatu yang wajar
Demi iblis yang menyamar..
Ditingkahi teriakan komunitas bar"
Memutar balik fakta dengan bahasa tak terajar
Menganggap segala yang haram sbg sesuatu yang wajar
Demi iblis yang menyamar..
.. .. ..
Ketika
laskar setan terbahak menyangkakan sebuah kemenangan,
sesungguhnya mereka menyiapkan diri untuk kekalahan serta kepedihan abadi
sesungguhnya mereka menyiapkan diri untuk kekalahan serta kepedihan abadi
.. .. ..
Kebenaran memang tidak sepantas yang aku sampaikan..,
Namun juga tidak semutlak yang kau persangkakan
.. ..
Hal benar tidaklah diartikan sebagai kebaikan yang kita perbuat,
Akantetapi saat dimana kita dengan besar hati serta dengan keikhlasan menerima setiap kebaikan itu.
Namun juga tidak semutlak yang kau persangkakan
.. ..
Hal benar tidaklah diartikan sebagai kebaikan yang kita perbuat,
Akantetapi saat dimana kita dengan besar hati serta dengan keikhlasan menerima setiap kebaikan itu.
#TERKHUSUS UNTUK MUSLIM YANG MUKMIN SAJA
Jangan cepat terpukau!..
Dajjal juga nantinya akan menyamar menjadi Allah..,
Menanamkan kepercayan di pikiran manusia tak bertauhid..
.. .. ..
Masih ada kesempatan beberapa saat lagi untuk bicara dengan hati nurani..
Bukankah ramadhan menyadarkan kita,bahwa hidup bukanlah untuk makan saja..?
Ramadhan mengajak kita yg mengaku beriman utk ikhlas mengosongkan perut dari makanan dan mengosongkan pikiran dari kejahatan..
Masih ada kesempatan sekian detik lagi untuk bertanya,apakah kita sudah benar-benar beriman?!
Cukuplah islam saja alasan kita utk bersaudara dan berbangga..
Cukuplah "assalamu'alaikum" sbg satu-satunya salam utk kita ucapkan..
Cukuplah ulama saja pewaris para nabi
Nanti..disana,
Malaikat tak kan menanyakan apa bendera partai kita
Malaikat tak kan menanyakan siapa pujaan kita,
Malaikat tak kan menanyakan suku bangsa kita,
Malaikat tak kan bertanya dalam bahasa daerah kita,
Dan..
Malaikat hanya mengenali salam yang diajarkan Rasulullah..
Malaikat tak akan menanyakan kitab pusaka kita,selain Al-Qur'an,
Juga..
Malaikat tak kan menanyakan mitos yang kita keramatkan.
.. ..
Masih ada waktu untuk kembali kepada tauhid.
Dajjal juga nantinya akan menyamar menjadi Allah..,
Menanamkan kepercayan di pikiran manusia tak bertauhid..
.. .. ..
Masih ada kesempatan beberapa saat lagi untuk bicara dengan hati nurani..
Bukankah ramadhan menyadarkan kita,bahwa hidup bukanlah untuk makan saja..?
Ramadhan mengajak kita yg mengaku beriman utk ikhlas mengosongkan perut dari makanan dan mengosongkan pikiran dari kejahatan..
Masih ada kesempatan sekian detik lagi untuk bertanya,apakah kita sudah benar-benar beriman?!
Cukuplah islam saja alasan kita utk bersaudara dan berbangga..
Cukuplah "assalamu'alaikum" sbg satu-satunya salam utk kita ucapkan..
Cukuplah ulama saja pewaris para nabi
Nanti..disana,
Malaikat tak kan menanyakan apa bendera partai kita
Malaikat tak kan menanyakan siapa pujaan kita,
Malaikat tak kan menanyakan suku bangsa kita,
Malaikat tak kan bertanya dalam bahasa daerah kita,
Dan..
Malaikat hanya mengenali salam yang diajarkan Rasulullah..
Malaikat tak akan menanyakan kitab pusaka kita,selain Al-Qur'an,
Juga..
Malaikat tak kan menanyakan mitos yang kita keramatkan.
.. ..
Masih ada waktu untuk kembali kepada tauhid.
.. .. ..
Jangan heran jika mereka mengkhianatimu karena pemikirannya..
Sebab mereka sudah lebih dulu mengkhianati Allah karena perutnya
Sebab mereka sudah lebih dulu mengkhianati Allah karena perutnya
.. .. . .
Lihat
Amati..
Simak..
Cermati..
Simpulkan..
Pertimbangkan..
.. ..
Katakan atau lakukan sesuatu keatasnya,
Terlepas dari nantinya orang menyukai atau sebaliknya..
Terlepas dari nantinya orang tersinggung atau merasa..
.. ..
Orang yang hebat bukanlah orang selalu mencari ataupun menaruh simpati..
Adakalanya konflik harus dimainkan..
Sebab buah kesadaran juga tidak akan instan dituai
Tak ada yang menduga putik muda yang pahit akan manis saat ranum.. ..
Dan orang yang paling penakut di dunia ini adalah orang yang khawatir tidak disukai..
Sebab ia hidup untuk dimuliakan..
Maka sesungguhnya ia lah kesombongan itu sendiri..
.. ..
Kita sering mendengar orang berdalih "menjaga perasaan orang lain",
Padahal sesungguhnya ia menjaga perasaannya jika saja orang tidak berpihak padanya.
.. ..
Jangan khawatir jikapun sahabat menjadi seteru..
Sebab sebelumnya dan esok..seteru pernah menjadi sahabat..
Tak ada kebaikan yang abdi..
Semua yang kau rasa lembut hanyalah bentuk halus dari kepentingan..
.. ..
Bukanlah hal yang sulit bagimu untuk menuai tepuk sorak..,
Tapi untuk apa kau kulum kotoran di mulutmu???
Keluarkan saja..meski orang berbalik darimu..
Setidaknya kau telah berbuat yang semestinya kau lakukan..
Menyatakan apa yang dihindari para kesatria bertopeng..,
Yaitu kejujuran..
Amati..
Simak..
Cermati..
Simpulkan..
Pertimbangkan..
.. ..
Katakan atau lakukan sesuatu keatasnya,
Terlepas dari nantinya orang menyukai atau sebaliknya..
Terlepas dari nantinya orang tersinggung atau merasa..
.. ..
Orang yang hebat bukanlah orang selalu mencari ataupun menaruh simpati..
Adakalanya konflik harus dimainkan..
Sebab buah kesadaran juga tidak akan instan dituai
Tak ada yang menduga putik muda yang pahit akan manis saat ranum.. ..
Dan orang yang paling penakut di dunia ini adalah orang yang khawatir tidak disukai..
Sebab ia hidup untuk dimuliakan..
Maka sesungguhnya ia lah kesombongan itu sendiri..
.. ..
Kita sering mendengar orang berdalih "menjaga perasaan orang lain",
Padahal sesungguhnya ia menjaga perasaannya jika saja orang tidak berpihak padanya.
.. ..
Jangan khawatir jikapun sahabat menjadi seteru..
Sebab sebelumnya dan esok..seteru pernah menjadi sahabat..
Tak ada kebaikan yang abdi..
Semua yang kau rasa lembut hanyalah bentuk halus dari kepentingan..
.. ..
Bukanlah hal yang sulit bagimu untuk menuai tepuk sorak..,
Tapi untuk apa kau kulum kotoran di mulutmu???
Keluarkan saja..meski orang berbalik darimu..
Setidaknya kau telah berbuat yang semestinya kau lakukan..
Menyatakan apa yang dihindari para kesatria bertopeng..,
Yaitu kejujuran..
CATATAN PENTING BUAT YANG MENGAKU MUSLIMAH;
ALLAH MEMANG TIDAK BERTEMPAT DALAM RUANG,ATAU TINGGAL DALAM DIMENSI..,
ALLAH LEBIH DEKAT DARI URAT LEHER DAN DENYUT JANTUNG..,
.. ..
TAPI TIDAK BERARTI ALLAH ADA DI FACEBOOK..,
TERLEBIH HANYA UNTUK MENYIMAK CURHAT ASMARA DAN NAFSU DURJANA..
.. .. . .
Manusia munafik jauh lbh berbahaya daripada musuh bebuyutan..
... ... ... ...
Memperhatikan seratus orang teman lebih baik daripada menyoroti seorang seteru..
... ... ....
Teman yang baik,bukanlah dia yg senang memujimu,ataupun berbangga saat kau sanjung..
Seseorang yang baik itu senantiasa berterimakasih saat diberikan nasihat atau teguran..
Sedangkan musuh bukanlah dia yang pernah menyakiti atau merurugikanmu..
Musuh yang sebenarnya adalah orang selalu bertindak atas akal pikirannya sendiri,tanpa memperdulikan aturan yang benar..
... ... ... ...
Memperhatikan seratus orang teman lebih baik daripada menyoroti seorang seteru..
... ... ....
Teman yang baik,bukanlah dia yg senang memujimu,ataupun berbangga saat kau sanjung..
Seseorang yang baik itu senantiasa berterimakasih saat diberikan nasihat atau teguran..
Sedangkan musuh bukanlah dia yang pernah menyakiti atau merurugikanmu..
Musuh yang sebenarnya adalah orang selalu bertindak atas akal pikirannya sendiri,tanpa memperdulikan aturan yang benar..
.. .. ..
Betapapun..
udara masih kureguk saat ini..
Hingga aku masih tetap menulis sajak..
Meski tanpa majas..
Meski tanpa pengandaian..
Meski tanpa judul..
Terlebih sekarang aku hidup di negeri lebay..
Dimana banyak manusia saling mencaci satu sama lain..
Dimana para muda-mudi saling mendewakan cinta..
dimana orang-orang lebay menuding lebay..
Dimana kebenaran telah menjadi sesuatu yang naif,
Sedangkan keburukan menjadi romantis..
.. ..
Aku khawatir sajak-sajak kita disalah artikan..
Andai mereka tau,
Kita tak pernah melibatkan sekuntum bunga untuk menyatakan apa yang juga mereka nyatakan
Andai mereka mengerti..
Kita punya kemesraan melebihi cerita drama
Kita bercinta diantara langit dan bumi..
Diantara takdir dan nasib..
Diantara gelap dan terang
Diantara siang dan malam
Diantara tangis dan tawa
Diantara hidup dan keabadian..
Aku terdampar disini,
Di negeri antahbarantah..
Yang berbau amis kenistaan..
ingin 'kusudahi sajakku..
Tapi bagaimana mungkin aku mampu berkhianat?
.. ..
Sedangkan aku hanya punya sajak,
Untuk semua apa yg kita cita-citakan dulu..
Sebelum kau pergi untuk selamanya..
udara masih kureguk saat ini..
Hingga aku masih tetap menulis sajak..
Meski tanpa majas..
Meski tanpa pengandaian..
Meski tanpa judul..
Terlebih sekarang aku hidup di negeri lebay..
Dimana banyak manusia saling mencaci satu sama lain..
Dimana para muda-mudi saling mendewakan cinta..
dimana orang-orang lebay menuding lebay..
Dimana kebenaran telah menjadi sesuatu yang naif,
Sedangkan keburukan menjadi romantis..
.. ..
Aku khawatir sajak-sajak kita disalah artikan..
Andai mereka tau,
Kita tak pernah melibatkan sekuntum bunga untuk menyatakan apa yang juga mereka nyatakan
Andai mereka mengerti..
Kita punya kemesraan melebihi cerita drama
Kita bercinta diantara langit dan bumi..
Diantara takdir dan nasib..
Diantara gelap dan terang
Diantara siang dan malam
Diantara tangis dan tawa
Diantara hidup dan keabadian..
Aku terdampar disini,
Di negeri antahbarantah..
Yang berbau amis kenistaan..
ingin 'kusudahi sajakku..
Tapi bagaimana mungkin aku mampu berkhianat?
.. ..
Sedangkan aku hanya punya sajak,
Untuk semua apa yg kita cita-citakan dulu..
Sebelum kau pergi untuk selamanya..
TERUNTUK MUSLIMAH SEKULER
Mulutmu kian berbau amis..
Dustamu mengalir hingga ke aliran darah..
kau telah menjadi pelacur disebabkan perkataanmu sendiri
Kau telah menjadi pezina dengan hijabmu
Kau telah jadi penipu dengan tausyiahmu
Kau telah menjadi sampah busuk oleh sebab kemunafikanmu..
.. ..
Berhentilah mengobral nama Allah
Sebelum nafasmu diberhentikan
LET EVENING COME
Let evening come..
There..
Everyone watching has something to tell..
It rise to meet the night,
Yellow and black flashing in flight..
To return again another day..,
Another time..
Let evening come..
Let the wind die down,
Let the shed go black inside..
.. .. ..
Let it come..,as it will..
And don’t be afraid..
God does not leave us comfortless..
So.. ..,
Let evening come..
There..
Everyone watching has something to tell..
It rise to meet the night,
Yellow and black flashing in flight..
To return again another day..,
Another time..
Let evening come..
Let the wind die down,
Let the shed go black inside..
.. .. ..
Let it come..,as it will..
And don’t be afraid..
God does not leave us comfortless..
So.. ..,
Let evening come..
BUAT PARA PECINTA
Kesejatian di masa remaja itu hanyalah MITOS..
.. ..
kita kerap membayangkan segala yang indah;
Pujian..
Kasihsayang..
Kejutan..
Perhatian..
Ikatan..
Juga hadiah..
Kita juga sering berharap punya cerita indah untuk masa depan.
.. ..
Untuk semua itu kita memintanya pada Tuhan,walau sebenarnya Tuhan murka pada kita..
Hijab kita pun kadang terbalut..dan kadang harus terlepas..
Asmara menuntut kita untuk menjadi manusia sekuler..
Tak ada yang benar selain diri kita..
Tak ada nasihat yang baik..karena yang baik hanyalah pujaan semata..
Tanpa sadar..sampai pada saat wajah kita tidak ranum lagi..
Kekasih kita pun tidak lagi mengerti dengan banyak hal yang belum sempat kita utarakan..
Kita pun menangis..menyesali masa lalu..
Kita menangis utk pa yg kita rencanakan sebelumnya..
Kita pun lantas menuding waktu serta keadaan sebagai penjahatnya..
Kita juga dengan lantang meminta Tuhan memaklumi
Tapi saat itu semua sudah terlambat..
Tubuh kita sudah tidak suci lagi..
Tubuh kita sudah penuh bercak kotor..
Kita tertipu oleh mitos remaja..
.. .. ..
Hidup bukan hanya persoalan mencapai keagungan
melainkan upaya;
menghargai..
menghayati..
serta-
mengasihi,
setiap elemen kehidupan itu
.. ..
melainkan upaya;
menghargai..
menghayati..
serta-
mengasihi,
setiap elemen kehidupan itu
.. ..
.. .. ..
Meski terpasang dengan sempurna ,mata-telinga-mulut-hati-pikir an sulit saling menyepakati kebaikan atau kebenaran.
Masing-masing kerap berargumen sendiri.dan tak jarang kita kewalahan dalam menyampaikan maksud baik..yang berujung cacian serta makian.
Namun jangan pula telinga,pikiran dan hati kita ikut terkotori,terlebih dengan ikut melontarkan bahasa nista
Masing-masing kerap berargumen sendiri.dan tak jarang kita kewalahan dalam menyampaikan maksud baik..yang berujung cacian serta makian.
Namun jangan pula telinga,pikiran dan hati kita ikut terkotori,terlebih dengan ikut melontarkan bahasa nista
.. .. ..
Manusia yang normal bukanlah manusia yang hidup tanpa masalah,
Melainkan manusia yang mampu menyikapi masalah hidup dengan wajar
Melainkan manusia yang mampu menyikapi masalah hidup dengan wajar
KAMUFLASE
Ketika hijab menyingkap hijab...,
Ketelanjangan rapi terbalut
.. .. ..
Lantas kemana kemunafikan hendak disembunyikan?
Ketelanjangan rapi terbalut
.. .. ..
Lantas kemana kemunafikan hendak disembunyikan?
DUNIA MERAH
Awan merah
Diatas bumi yang gerah
Langit murka
Bumi menyulut amarah
Jiwa-jiwa kian gelisah
Dunia merah..
Tempat hidup manusia-manusia serakah
Tempat berdiam insan-insan pongah
Tempat tertawa para penguasa bedebah
Dunia merah
Tempat awal dan akhir cerita
Duka-Derita
Tumpah darah
.. .. ..
Hanya angin,
Mengirimkan ribuan kunang-kunang
Ke peraduanku
Selebihnya hening malam
Meredakan gejolak
Aku seakan tak ingin terbangun
Kuikuti alam bawahsadarku
Sebelum pagi,
Bertemu para manusia yang akan salah mencerna penuturan
Tidurlah lagi
Bukankah semua butuh mimpi
Bukankah kenyataan juga mimpi
Yang tiada abadi,
Mengirimkan ribuan kunang-kunang
Ke peraduanku
Selebihnya hening malam
Meredakan gejolak
Aku seakan tak ingin terbangun
Kuikuti alam bawahsadarku
Sebelum pagi,
Bertemu para manusia yang akan salah mencerna penuturan
Tidurlah lagi
Bukankah semua butuh mimpi
Bukankah kenyataan juga mimpi
Yang tiada abadi,
I R O N I (Part V)
Entah apa yang mereka tertawakan
Terbahak-bahak tidak karuan..
Ada yang berjoget,
Ada yang jadi banci,
Ada yang antri audisi
Ada yang mencari sensasi
Ada juga yang tak tau diri,
Meski benak tidak berisi,
Yang penting mejeng di TV
.. ..
Sementara negeri ini krisis,
Dan terus menuai caci maki
.. ..
Entah apa yang mereka banggakan;
Wajah pas-pasan,
Konon lagi rupawan,
Tapi merasa cantik dan merasa tampan,
Walau tidak berwawasan
Ironisnya mereka nampang di layar kaca;
Sehari semalam ngoceh tanpa makna.
Ada yang narcis adu kecantikan
Ada yang pengen jadi pejabat pemerintahan,
Ada juga yang was-was,
Lantas mengambil jalan pintas asal bisa makan.
Hari demi hari
Negeri ini mati suri
Terlelap dengan goyang,
serta lagu murahan penghancur generasi
Tahun demi tahun
Negeri ini tak terbangun,
Seiring waktu anak-anak pintar melarikan diri ke negeri serumpun
Karena tak diberi kesempatan membangun.
Mereka terus saja tertawa girang
Meski harkat martabatnya dihina orang
Mereka mengisi waktu sempit maupun waktu luang
Mereka kian jalang
Tak perduli semua kehormatan tergadai atau terbuang
Terbahak-bahak tidak karuan..
Ada yang berjoget,
Ada yang jadi banci,
Ada yang antri audisi
Ada yang mencari sensasi
Ada juga yang tak tau diri,
Meski benak tidak berisi,
Yang penting mejeng di TV
.. ..
Sementara negeri ini krisis,
Dan terus menuai caci maki
.. ..
Entah apa yang mereka banggakan;
Wajah pas-pasan,
Konon lagi rupawan,
Tapi merasa cantik dan merasa tampan,
Walau tidak berwawasan
Ironisnya mereka nampang di layar kaca;
Sehari semalam ngoceh tanpa makna.
Ada yang narcis adu kecantikan
Ada yang pengen jadi pejabat pemerintahan,
Ada juga yang was-was,
Lantas mengambil jalan pintas asal bisa makan.
Hari demi hari
Negeri ini mati suri
Terlelap dengan goyang,
serta lagu murahan penghancur generasi
Tahun demi tahun
Negeri ini tak terbangun,
Seiring waktu anak-anak pintar melarikan diri ke negeri serumpun
Karena tak diberi kesempatan membangun.
Mereka terus saja tertawa girang
Meski harkat martabatnya dihina orang
Mereka mengisi waktu sempit maupun waktu luang
Mereka kian jalang
Tak perduli semua kehormatan tergadai atau terbuang
.. .. ..
Ingin kubangunkan malam
Mengajaknya tertawa,agar tidak terlalu sepi..
Jikapun bisa kupilih,
Aku ingin mengajak sebuah jiwa bicara,
bukan raganya yg pulas..
.. ..
Namun bagaimana bisa?
Terakhir lbh dari 10tahun lalu aku mengamati bintang,sebelum semuanya pergi
Bahkan dulu aku sempat menemukan Rasi yg kubuat sendiri
Waktu itu Ayah,kk dan smuanya msh jd alsan utk q tersenyum
Jujur..
Aku ingin bicara
Dengan pribadi yang menegurku agar tidak sekalipun sedih atau mengeluh
Tapi..
Kepulasan siapa yang mungkin bisa ku'usik?
Kudengar nafas bunda yg pilu
Apa ayah melihat dari sana??
Apa kk juga merasakannya???..
.. ..
pertanyaanku dijawab nyamuk dengan gigitan,
Malam pun tak kunjung terjaga,
Kian larut
Kian kelam
Mengajaknya tertawa,agar tidak terlalu sepi..
Jikapun bisa kupilih,
Aku ingin mengajak sebuah jiwa bicara,
bukan raganya yg pulas..
.. ..
Namun bagaimana bisa?
Terakhir lbh dari 10tahun lalu aku mengamati bintang,sebelum semuanya pergi
Bahkan dulu aku sempat menemukan Rasi yg kubuat sendiri
Waktu itu Ayah,kk dan smuanya msh jd alsan utk q tersenyum
Jujur..
Aku ingin bicara
Dengan pribadi yang menegurku agar tidak sekalipun sedih atau mengeluh
Tapi..
Kepulasan siapa yang mungkin bisa ku'usik?
Kudengar nafas bunda yg pilu
Apa ayah melihat dari sana??
Apa kk juga merasakannya???..
.. ..
pertanyaanku dijawab nyamuk dengan gigitan,
Malam pun tak kunjung terjaga,
Kian larut
Kian kelam
AZAB
Apakah Tuhan kejam..?
.. ..
Masih perlukah berjoget..??
.. ..
Haruskah kita masih menggadaikan akidah dengan alasan perlu makan..???
.. ..
Tak sadarkah kita selama ini berdemonstrasi menentang kebenaran..????
.. ..
Lalu siapa yang berani mengaku bersalah..?????
.. ..
Masih perlukah berjoget..??
.. ..
Haruskah kita masih menggadaikan akidah dengan alasan perlu makan..???
.. ..
Tak sadarkah kita selama ini berdemonstrasi menentang kebenaran..????
.. ..
Lalu siapa yang berani mengaku bersalah..?????
.. .. ..
Fitnahmu semakin mencemari udara..
tak tahukah kau..satu helai daun yang kau petik dari tanah yang bukan milikmu akan dipertanyakan Allah??
Andaikan manusia mengisyafi dirinya..niscaya dia akan menyadari betapa banyak ia sudah mengambil yang bukan miliknya.
Berapa bnyk sudah kita telan yang haram selama kita hidup???
.. .. ..
Sudahilah fitnahmu..
Kuburan menanti kita
tak tahukah kau..satu helai daun yang kau petik dari tanah yang bukan milikmu akan dipertanyakan Allah??
Andaikan manusia mengisyafi dirinya..niscaya dia akan menyadari betapa banyak ia sudah mengambil yang bukan miliknya.
Berapa bnyk sudah kita telan yang haram selama kita hidup???
.. .. ..
Sudahilah fitnahmu..
Kuburan menanti kita
.. .. ..
Jangan lewati hari dengan prasangka
… …
Uraikan perasaan serta pikiranmu..
Kenali warna-warna di dirimu,
… …
Biarkan jadi pelangi
Cinta kasih adalah spectrum,
Putih yang membiaskan aneka warna-
Aneka warna yang tetap kembali putih
Cinta kasih adalah cahaya
Untuk kehidupan disekitarnya
… …
Uraikan perasaan serta pikiranmu..
Kenali warna-warna di dirimu,
… …
Biarkan jadi pelangi
Cinta kasih adalah spectrum,
Putih yang membiaskan aneka warna-
Aneka warna yang tetap kembali putih
Cinta kasih adalah cahaya
Untuk kehidupan disekitarnya
EVERYTIME IT RAIN
I see dark clouds out my window
I know the storm is coming any minute
And the thunder just confirms my fears
And I know the tears are in there
I'll be crying unable to stop
Look here comes the very first drop
'Cause every time it rains
I fall to pieces
So many memories the rain releases
I feel you... I taste you
I cannot forget
Every time it rains... I get wet
A O B
I know the storm is coming any minute
And the thunder just confirms my fears
And I know the tears are in there
I'll be crying unable to stop
Look here comes the very first drop
'Cause every time it rains
I fall to pieces
So many memories the rain releases
I feel you... I taste you
I cannot forget
Every time it rains... I get wet
A O B
.. .. ..
Bulan dengan laut tak pernah saling punya kepentingan,
Tapi gravitasi bulan mempengaruhi pasang-surut
Dari sudut lain mereka membentuk panorama yang indah
Mereka membingkai sisi kehidupan yang diabaikan
Andai manusia hidup seperti spectrum..,
Atau ritme gelombang..,
Mereka tidak akan menghitung untung-rugi..
Tapi gravitasi bulan mempengaruhi pasang-surut
Dari sudut lain mereka membentuk panorama yang indah
Mereka membingkai sisi kehidupan yang diabaikan
Andai manusia hidup seperti spectrum..,
Atau ritme gelombang..,
Mereka tidak akan menghitung untung-rugi..
Senin, 18 Agustus 2014
.. .. ..
Jika kita tidak belajar berdamai dengan hati,bagaimana kita bisa menikmati hidup ini?
Sesungguhnya pada tiap desah nafas kita ada kehidupan yang begitu luas-
untuk kita isi dengan kesyukuran
Sesungguhnya pada tiap desah nafas kita ada kehidupan yang begitu luas-
untuk kita isi dengan kesyukuran
.. .. ..
Andai usia kehidupan ini diperpanjang dari yang telah ditentukan,apakah manusia akan jadi lebih baik???
FLY AWAY
There's nothing,but light.
that comes into sight..
.. ..
The present like i've never seen it before
.. ..,
Is this the right place to stay??,
.. ..
Please... my wings,fly me away..
Lene Marlin
SELAMAT MALAM
Malam teman..
Malam sahabat.,
Sudah tidurkah?
Bagaimana malammu saat ini?
Berselimut atau tdk kah?
Nyenyak atau gundah?
Padahal aku sangat ingin mengusikmu,
Ya..,selarut ini.
Tapi ku'urungkan..
Kutitip salam dibalik bantalmu..
"Selamat menikmati lelap"
Malam sahabat.,
Sudah tidurkah?
Bagaimana malammu saat ini?
Berselimut atau tdk kah?
Nyenyak atau gundah?
Padahal aku sangat ingin mengusikmu,
Ya..,selarut ini.
Tapi ku'urungkan..
Kutitip salam dibalik bantalmu..
"Selamat menikmati lelap"
.. .. ..
Langit kian merubah warnanya
Hujan memberi tanda;
Angin,guguran daun dan gemuruh..
Awan membentuk pola-pola
Seperti ada guratan disana,
Akalku tak berdiam..
Kuikuti naluriku berbincang,
Kubiarkan hatiku mengeja gemerisik disekitarku
Aku mulai melukis selaksa dilangit..
Kupinjam ranting dan bulu mataku untuk mengkuasnya..
Perlahan kudengar ritme senandungku teriringi..
Kusangka hujan sudah turun-
... ...
... ...
Pipiku bergerimis..
DUKA AKHIR TAHUN
Kedatangan penghujan kiranya jadi luka akhir tahun
Nafasku berupaya menyusun rangkaian kalimat,
Namun selalu runtuh..
Hujan turun lebat setiap hari dan malam
Sajak-sajakku hanya bisa kupendam dalam pikiran
Lantas bagaimana menyentuh pengertian;
sementara disekitarku beragam keluhan dan teriakan memenuhi benakku?
Keluh kesah mereka yang tak beraturan,
Membuatku mengurungkan pesan kalbu yang sangat menyesak
Jikapun hujan mereda..
Kemana kulemparkan sajakku?
Adakah nurani yang belum terkontaminasi?
Adakah jiwa yang besrsesuaian dengan kebenaran?
Sementara aku mendengarkan gemericiknya,
Yang juga tak kuasa kuartikan
Nafasku berupaya menyusun rangkaian kalimat,
Namun selalu runtuh..
Hujan turun lebat setiap hari dan malam
Sajak-sajakku hanya bisa kupendam dalam pikiran
Lantas bagaimana menyentuh pengertian;
sementara disekitarku beragam keluhan dan teriakan memenuhi benakku?
Keluh kesah mereka yang tak beraturan,
Membuatku mengurungkan pesan kalbu yang sangat menyesak
Jikapun hujan mereda..
Kemana kulemparkan sajakku?
Adakah nurani yang belum terkontaminasi?
Adakah jiwa yang besrsesuaian dengan kebenaran?
Sementara aku mendengarkan gemericiknya,
Yang juga tak kuasa kuartikan
.. .. ..
Aku
akan datang lagi saat segala sesuatunya membaik.saat aku bisa membawa
bingkisan.saat kantongku bisa membeli hargadiri yang kau rampas.saat aku
mampu menyuguhkan kesenangan.saat keajaiban mengangkat kronis dari
tubuh lelahku ini.saat aku kuat tersenyum.tapi jika aku tak kuasa atas
semua itu,mungkin aku tak akan pernah datang lagi.untuk itu aku ingin
minta maaf lebih awal..
.. .. ..
Seakan hilang..
Sajak-sajakku berhamburan diterpa angin
Jatuh,terinjak keangkuhan..
Tercabik
Terkoyak
Diam pun kian tak mengisyaratkan makna
Irama membuai hatinya
Kapan musim berganti?
Kapan angin berubah arah?
Adakah jiwanya masih tergadai?
Dengan apa menebusnya?
Tanyaku kembali menjadi sobekan sajak,
Yang tak pernah sampai padanya.
Sajak-sajakku berhamburan diterpa angin
Jatuh,terinjak keangkuhan..
Tercabik
Terkoyak
Diam pun kian tak mengisyaratkan makna
Irama membuai hatinya
Kapan musim berganti?
Kapan angin berubah arah?
Adakah jiwanya masih tergadai?
Dengan apa menebusnya?
Tanyaku kembali menjadi sobekan sajak,
Yang tak pernah sampai padanya.
.. .. ..
Berdetak..
Bernafas..
Bicara..
Berharap..
Berserah..
Tersenyum..
Menangis..
Mengadu..
Berlari..
Bersembunyi..
Memandang..
Menutup mata..
Tersentak..
Berdiam..
Angin..
Awan..
Hujan..
Debu..
Kepanikan..
Kesunyian..
Keramahan..
Kesombongan..
Pertolongan..
Kedengkian..
Kenikmatan..
Kesakitan..
Kehidupan..
Kebinasaan
Ada yang tumbuh..
Ada yg berlarian..
Ada yang pergi..
Ada yang mati
Aku diantara semuanya,
Bertafakur dalam tirani
Aku hanya seutas benang kehidupan yang lunglai
Segala waktu dan rasa sama saja bagiku,
Seperti mereka..
Seperti seekor nyamuk yang mencari makan dan harus mati dalam tepukan
seperi burung kecil yang terancam kepunahan
Seperti kupu-kupu yang mengembara mencari nektar dalam belukar
Seperti bayi kucing yang dibuang ke sudut jalan
Seperti sekelompok anak unggas yang bahagia berebut sebutir biji beras..
Aku bahagia yang menangis
Aku duka yang tertawa
Aku..
Mereka..
Dan semua yang melingkupi..
Ingin bersembunyi,
Dari fitnah
Dari kejaran
Dari kekejaman
Dari kelukaan..
Dari kefanaan..
Bernafas..
Bicara..
Berharap..
Berserah..
Tersenyum..
Menangis..
Mengadu..
Berlari..
Bersembunyi..
Memandang..
Menutup mata..
Tersentak..
Berdiam..
Angin..
Awan..
Hujan..
Debu..
Kepanikan..
Kesunyian..
Keramahan..
Kesombongan..
Pertolongan..
Kedengkian..
Kenikmatan..
Kesakitan..
Kehidupan..
Kebinasaan
Ada yang tumbuh..
Ada yg berlarian..
Ada yang pergi..
Ada yang mati
Aku diantara semuanya,
Bertafakur dalam tirani
Aku hanya seutas benang kehidupan yang lunglai
Segala waktu dan rasa sama saja bagiku,
Seperti mereka..
Seperti seekor nyamuk yang mencari makan dan harus mati dalam tepukan
seperi burung kecil yang terancam kepunahan
Seperti kupu-kupu yang mengembara mencari nektar dalam belukar
Seperti bayi kucing yang dibuang ke sudut jalan
Seperti sekelompok anak unggas yang bahagia berebut sebutir biji beras..
Aku bahagia yang menangis
Aku duka yang tertawa
Aku..
Mereka..
Dan semua yang melingkupi..
Ingin bersembunyi,
Dari fitnah
Dari kejaran
Dari kekejaman
Dari kelukaan..
Dari kefanaan..
.. .. ..
Bunga kehilangan dirinya untuk berubah menjadi buah
Entah dia atau dirinya yang lain
Entah berarti atau tidak
Entah masih ada atau akan tiada
Warna,rasa dan baunya hanya sekelumit episode dunia
Kehidupan bermunculan seperti jamur di musim penghujan
Dan akan rebah seperti dedaunan gugur
Lalu musnah seperti ingatan yang hilang
Air menjadi hujan-
Hujan mengairi sungai-
Sungai menjadi lautan-
Lautan menjadi hujan-
Hujan membingkiskan pelangi
:Air menjadi dirinya yang beraneka
Untuk melakoni takdir
Air beriak..,menceritakan kisahnya;
Bersama kicauan burung,rerumputan liar dan bunga-bunga di belantara,
Jauh sebelum kita terlahir
Jauh sebelum keserakahan serta kebencian kita mencemari udara
Apa yang ingin kita jangkau?
Apa yang ingin kita raih?
Bulan dan bintang hanya metafor,
yang realitanya tak mampu kita sentuh,
Walau ia nyata di depan mata
… … …
Aku hanya diriku yang kecil
Aku seperti bunga dan air itu-
Usiaku kian beranjak menuruni tangga kematian
Tapi aku tak ingin kehilangan jiwaku
Aku menuliskan suka-dukaku bukan untukmu
Aku mewarnai hatiku juga bukan untuk siapapun
Tapi untuk melewati hari-hari
Untuk menghayati hidupku
Lantas apa yang ingin kau rampas dariku?
Aku hanya sekeping nyawa yang suatu hari akan musnah
Urungkanlah niatmu
Amarah hanya akan melenakanmu.
Bukankah kau juga akan binasa?
Selama ini alam tak pernah menagih budi dari kita
Selama ini bumi tak pernah membicarakan sakit hatinya
Alam melayani manusia-manusia angkuh seperti kita
Alam memahami dirinya
Alam mencintai tuhan,
tanpa pernah meminta pahala
Aku..dengan bunga,air dan alam..
Meminta maaf padamu,
Atas ketidaksanggupan memenuhi kehendakmu.
Juga berpesan;
Hargailah sekecil apapun arti hidup ini
Nikmati setiap detik nafas dengan beraneka perubahannya
Terima-nikmati-dan rasakan…
Sebelum keabadian menjemput kita
Entah dia atau dirinya yang lain
Entah berarti atau tidak
Entah masih ada atau akan tiada
Warna,rasa dan baunya hanya sekelumit episode dunia
Kehidupan bermunculan seperti jamur di musim penghujan
Dan akan rebah seperti dedaunan gugur
Lalu musnah seperti ingatan yang hilang
Air menjadi hujan-
Hujan mengairi sungai-
Sungai menjadi lautan-
Lautan menjadi hujan-
Hujan membingkiskan pelangi
:Air menjadi dirinya yang beraneka
Untuk melakoni takdir
Air beriak..,menceritakan kisahnya;
Bersama kicauan burung,rerumputan liar dan bunga-bunga di belantara,
Jauh sebelum kita terlahir
Jauh sebelum keserakahan serta kebencian kita mencemari udara
Apa yang ingin kita jangkau?
Apa yang ingin kita raih?
Bulan dan bintang hanya metafor,
yang realitanya tak mampu kita sentuh,
Walau ia nyata di depan mata
… … …
Aku hanya diriku yang kecil
Aku seperti bunga dan air itu-
Usiaku kian beranjak menuruni tangga kematian
Tapi aku tak ingin kehilangan jiwaku
Aku menuliskan suka-dukaku bukan untukmu
Aku mewarnai hatiku juga bukan untuk siapapun
Tapi untuk melewati hari-hari
Untuk menghayati hidupku
Lantas apa yang ingin kau rampas dariku?
Aku hanya sekeping nyawa yang suatu hari akan musnah
Urungkanlah niatmu
Amarah hanya akan melenakanmu.
Bukankah kau juga akan binasa?
Selama ini alam tak pernah menagih budi dari kita
Selama ini bumi tak pernah membicarakan sakit hatinya
Alam melayani manusia-manusia angkuh seperti kita
Alam memahami dirinya
Alam mencintai tuhan,
tanpa pernah meminta pahala
Aku..dengan bunga,air dan alam..
Meminta maaf padamu,
Atas ketidaksanggupan memenuhi kehendakmu.
Juga berpesan;
Hargailah sekecil apapun arti hidup ini
Nikmati setiap detik nafas dengan beraneka perubahannya
Terima-nikmati-dan rasakan…
Sebelum keabadian menjemput kita
BUAT MUSLIAH GALAU
Jika rasa itu berwarna merah, redam lah.
Jika rasa itu berwarna biru, tabah lah.
Jika rasa itu berwarna merah jambu, berlindunglah (pada Allah).
Jika kau tak mengetahui warnanya, berhati-hati lah.
Jika rasa itu harus kau ikuti, bertanggungjawabilah.
Jika suatu saat rasa itu brubah,maka terimalah.
Namun yg lebih penting adalah..
tanyakan hatimu sendiri..
ajak ia berdiskusi dengan pikiran,
apakah mreka berdua benar-benar merasakan perasaannya.
Pandangi cermin,dan lihat tubuhmu.. lihat lbh ke dalam..
lihat ke luar jendela..
mungkin beragam warna rasa yang terlantar.
Jika kau tetap ingin tau bgaimana rasamu atau apakah kau hrus mnurutinya atau tidak,lakukan dua hal ;
pertama,pandangi wajah ibumu saat pulas.
yang kedua,pandangi Kerudungmu. jika kau mampu menangis,kau kn melihat warna airmatamu..
itulah warna perasaan yg paling indah
Jika rasa itu berwarna biru, tabah lah.
Jika rasa itu berwarna merah jambu, berlindunglah (pada Allah).
Jika kau tak mengetahui warnanya, berhati-hati lah.
Jika rasa itu harus kau ikuti, bertanggungjawabilah.
Jika suatu saat rasa itu brubah,maka terimalah.
Namun yg lebih penting adalah..
tanyakan hatimu sendiri..
ajak ia berdiskusi dengan pikiran,
apakah mreka berdua benar-benar merasakan perasaannya.
Pandangi cermin,dan lihat tubuhmu.. lihat lbh ke dalam..
lihat ke luar jendela..
mungkin beragam warna rasa yang terlantar.
Jika kau tetap ingin tau bgaimana rasamu atau apakah kau hrus mnurutinya atau tidak,lakukan dua hal ;
pertama,pandangi wajah ibumu saat pulas.
yang kedua,pandangi Kerudungmu. jika kau mampu menangis,kau kn melihat warna airmatamu..
itulah warna perasaan yg paling indah
.. .. ..
Minumlah..
Teh ini hangat,
Aku buatkan khusus untukmu.
Udara malam akhir-akhir ini terlalu dingin untuk kesehatanmu.
" SEJATINYA KASIH ITU HANGAT..,
BAGAIMANAPUN BENTUKNYA.
TINGGAL BAGAIMANA KITA MEMBERIKAN RASA DAN WARNA,
LALU.. MENIKMATINYA BERSAMA "
Simpan dulu amarahmu..
Besok perseteruan kita lanjutkan.
Oia,..
Jangan lupa,asah lidahmu setajam mungkin..
Tikam aku dari arah yang tak kuduga..
Dendammu akan kuakhiri esok pagi.
Jangan khawatir..,
Teh ini tidak kuberi racun.
Tidak pula aku ingin berpura-pura bijaksana.
Apalagi berharap kau anggap saudara.
Aku hanya ingin kau kenang sebagai musuh yang terbaik.
.. .. ..
Kata Mario Teguh;
"Hidup ini terkadang ironis ::
Engkau mencintai org yang mengabaikanmu,
Dan kau abaikan orang yang mencintaimu."
Tapi aku katakan;
"Cinta tidak sama dengan pengharapan.pengharapan adalah buah dari rasa sayang yang paling dangkal.dan rasa sayang yang penuh pun belum bisa memenuhi dimensi cinta,sebelum ia berikatan dengan bakti,asih serta kerelaan atau ketulusan.mengasihi atau mengharapkan orang mempunyai resiko.begitu juga dengan dikasihi atau diharapkan.sehingga mario teguh menyebutnya ironis.padahal dalam cinta tidak ada resiko,dan tidak ada keironisan.mario teguh telah memandang makna cinta sedemikian sempit,hingga ia ktakan ironis.cinta tidak sekedar persoalan pemilikan suatu benda atau orang.cinta adalah sikap fleksibel dalam menerima atau melepaskan setiap elemen kehidupan."
"Hidup ini terkadang ironis ::
Engkau mencintai org yang mengabaikanmu,
Dan kau abaikan orang yang mencintaimu."
Tapi aku katakan;
"Cinta tidak sama dengan pengharapan.pengharapan adalah buah dari rasa sayang yang paling dangkal.dan rasa sayang yang penuh pun belum bisa memenuhi dimensi cinta,sebelum ia berikatan dengan bakti,asih serta kerelaan atau ketulusan.mengasihi atau mengharapkan orang mempunyai resiko.begitu juga dengan dikasihi atau diharapkan.sehingga mario teguh menyebutnya ironis.padahal dalam cinta tidak ada resiko,dan tidak ada keironisan.mario teguh telah memandang makna cinta sedemikian sempit,hingga ia ktakan ironis.cinta tidak sekedar persoalan pemilikan suatu benda atau orang.cinta adalah sikap fleksibel dalam menerima atau melepaskan setiap elemen kehidupan."
.. .. ..
Hidup ini memang tidak seperti yang kupikirkan,
Tidak pula sesederhana yang kau sangkakan..
Namun apa yang kupikirkan adalah pasti bagian dari hidupku..,
Bukan bagian dari hidupmu.
Adanya hidup ini dengan segala bentuk pengertiannya,bukanlah semata karena persoalan yang kita hadapi.
Tapi setiap orang hidup untuk menghadapi persoalan tersendiri.
Sejak awal sejarah kehidupan ini ada,bukankah sudah diwarnai pertikaian?
Matahari saja pun begejolak setiap saat.
Ribuan..,bahkan jutaan manusia dibumi mengutuk teriknya,ditiap detik waktu.
Maka pantaskah kau mencaci hidupku??
Atau layak kah kucaci kembali dirimu???
Keduanya tidak akan lantas merubah kehidupan kita,terlebih dunia yang sudah kau definisikan dalam kekeliruanmu.
Cerita hidup ini teramat singkat..
Bahkan tak selalu berakhir indah.
Hidup bukan persoalan mencapai keagungan,melainkan menghargai serta mengasihi setiap elemen kehidupan itu.
Bungkus saja amarahmu,
Sisakan untuk persoalan prinsip yang mungkin akan menghadangmu jika kau masih bernyawa..
Karena setelahnya.. Tuhan tempat kembali
Tidak pula sesederhana yang kau sangkakan..
Namun apa yang kupikirkan adalah pasti bagian dari hidupku..,
Bukan bagian dari hidupmu.
Adanya hidup ini dengan segala bentuk pengertiannya,bukanlah semata karena persoalan yang kita hadapi.
Tapi setiap orang hidup untuk menghadapi persoalan tersendiri.
Sejak awal sejarah kehidupan ini ada,bukankah sudah diwarnai pertikaian?
Matahari saja pun begejolak setiap saat.
Ribuan..,bahkan jutaan manusia dibumi mengutuk teriknya,ditiap detik waktu.
Maka pantaskah kau mencaci hidupku??
Atau layak kah kucaci kembali dirimu???
Keduanya tidak akan lantas merubah kehidupan kita,terlebih dunia yang sudah kau definisikan dalam kekeliruanmu.
Cerita hidup ini teramat singkat..
Bahkan tak selalu berakhir indah.
Hidup bukan persoalan mencapai keagungan,melainkan menghargai serta mengasihi setiap elemen kehidupan itu.
Bungkus saja amarahmu,
Sisakan untuk persoalan prinsip yang mungkin akan menghadangmu jika kau masih bernyawa..
Karena setelahnya.. Tuhan tempat kembali
LAA TAHZAN YA ABI
Laa tahzan ya Abi..
Tuhan belum membukakan hijab untuk kita..
Bersabarlah.
Sesungguhnya dibalik selaput mataku juga berembun..
Tapi apa kau tau..
Gugusan kesedihan hanya akan menyekat selaksa do'a kita..
Bukankah Tuhan kita hanya Dia..?
Laa Tahzan ya Abi..
Waktu cuma lorong ilusi yang berujung pada ketiadaan..
Dunia dgn segala cerita ksedihannya hanya akan berakhir kemusnahan..
Aku bukan seorang tabib.. Juga bukan Dokter..
Maaf,jika aku cuma bisa meyakinkan kafiat mantra-matra dariNya..
Sembari menghitung setiap titik noda dosa yang mungkin belum kita tebus..
Laa tahzan ya Abi..
Tak ada hari yang tak berakhir senja..
Tapi aku ingin kita bertemu senja selayaknya mencium altar masjid
Setidaknya airmata kita diridhaiNya
Laa tahzan ya Abi..
Bukankah para Anbiya juga melewati takdir yang serupa,bahkan lebih..
Perlu ku'ejakan lagi petuah yang kerap kau ajarkan "tak ada yang lebih mahal dari iman"..
Bukan begitu Abi??
Biar ku'urai sulur-sulur rambutmu yang kian kusut,
Niscaya aku akan temukan suatu penyembuh..
Biar ku bolak balik Al-Qur'an..
Malaikat pasti tidak akan diam saja..
Maka tersenyumlah..
Laa tahzan ya abi..
Allah sedang mencoba kita
Dihadapi atau tidak,Dia penentu segalanya
Tersenyumlah..
semoga mendung ini cepat berlalu..
Tuhan belum membukakan hijab untuk kita..
Bersabarlah.
Sesungguhnya dibalik selaput mataku juga berembun..
Tapi apa kau tau..
Gugusan kesedihan hanya akan menyekat selaksa do'a kita..
Bukankah Tuhan kita hanya Dia..?
Laa Tahzan ya Abi..
Waktu cuma lorong ilusi yang berujung pada ketiadaan..
Dunia dgn segala cerita ksedihannya hanya akan berakhir kemusnahan..
Aku bukan seorang tabib.. Juga bukan Dokter..
Maaf,jika aku cuma bisa meyakinkan kafiat mantra-matra dariNya..
Sembari menghitung setiap titik noda dosa yang mungkin belum kita tebus..
Laa tahzan ya Abi..
Tak ada hari yang tak berakhir senja..
Tapi aku ingin kita bertemu senja selayaknya mencium altar masjid
Setidaknya airmata kita diridhaiNya
Laa tahzan ya Abi..
Bukankah para Anbiya juga melewati takdir yang serupa,bahkan lebih..
Perlu ku'ejakan lagi petuah yang kerap kau ajarkan "tak ada yang lebih mahal dari iman"..
Bukan begitu Abi??
Biar ku'urai sulur-sulur rambutmu yang kian kusut,
Niscaya aku akan temukan suatu penyembuh..
Biar ku bolak balik Al-Qur'an..
Malaikat pasti tidak akan diam saja..
Maka tersenyumlah..
Laa tahzan ya abi..
Allah sedang mencoba kita
Dihadapi atau tidak,Dia penentu segalanya
Tersenyumlah..
semoga mendung ini cepat berlalu..
.. .. ..
Senja pun turun..,
membawa bola-bola pijar
Sedangkan pikiranku berjalan mundur,
Dan terkadang meloncat-loncat ke hari esok yang samar,
Kemudian terdiam..
Perlahan menanjaki temaram
Selalu saja Adzan yang awal kali menyapa;
Dimana harapan bserta kecemasan mesti rebah dihamparan sajadah
Aku tertegun..
Kupungut ceceran kristal di layu mataku
Aku merasa ingin bicara dengan Tuhan,
Untuk bertanya, "mengapa?!,Kapan?!,
Serta bagaimana?!"..
Ku bolak-balik lembaran-lembaran Kalamullah..
Mencoba menemukan jawaban dengan keterbatasan lisanku.
Argumentasiku tersendat,
Kala Rabb menuturkan rahasia hidup.
.. .. ..,..
Begitu sederhana kucerna maknanya..
Tak ada yang bisa kurubah dengan tanganku,
Apalagi dengan kesedihan.
malam menjadi cermin..
Untukku bicara dengan naluriku sendiri
Hingga kian larut nanti,
Bermimpi.. Atau hanya bertemu pagi,
Menanti malam kembali.
membawa bola-bola pijar
Sedangkan pikiranku berjalan mundur,
Dan terkadang meloncat-loncat ke hari esok yang samar,
Kemudian terdiam..
Perlahan menanjaki temaram
Selalu saja Adzan yang awal kali menyapa;
Dimana harapan bserta kecemasan mesti rebah dihamparan sajadah
Aku tertegun..
Kupungut ceceran kristal di layu mataku
Aku merasa ingin bicara dengan Tuhan,
Untuk bertanya, "mengapa?!,Kapan?!,
Serta bagaimana?!"..
Ku bolak-balik lembaran-lembaran Kalamullah..
Mencoba menemukan jawaban dengan keterbatasan lisanku.
Argumentasiku tersendat,
Kala Rabb menuturkan rahasia hidup.
.. .. ..,..
Begitu sederhana kucerna maknanya..
Tak ada yang bisa kurubah dengan tanganku,
Apalagi dengan kesedihan.
malam menjadi cermin..
Untukku bicara dengan naluriku sendiri
Hingga kian larut nanti,
Bermimpi.. Atau hanya bertemu pagi,
Menanti malam kembali.
.. .. ..
....Terkadang
dunia tak lagi menyisakan alasan untuk kita mempertahankan hidup..
Akantetapi ada alasan pokok yang diberitahukan Allah swt pada kita untuk tidak menyerah pada kefanaan dunia...
Akantetapi ada alasan pokok yang diberitahukan Allah swt pada kita untuk tidak menyerah pada kefanaan dunia...
.. .. ..
Tiada celah yang luput dijangkau cahaya,kecuali kegelapan yang terkunci..
Raihlah fitrah cahaya,sebelum kegelapan abadi menghimpit hati serta pikiran..
Reguklah hakikat cahaya,sebelum dinding maha gelap tak menghiraukan teriakan.
Kemana harus kau sembunyikan dirimu?
Hingga kapan kau hitamkan jiwamu?
Bukalah jendela hati..
Biarkan cahaya kebenaran memasukinya
Raihlah fitrah cahaya,sebelum kegelapan abadi menghimpit hati serta pikiran..
Reguklah hakikat cahaya,sebelum dinding maha gelap tak menghiraukan teriakan.
Kemana harus kau sembunyikan dirimu?
Hingga kapan kau hitamkan jiwamu?
Bukalah jendela hati..
Biarkan cahaya kebenaran memasukinya
.. .. ..
Perlahan kuurai rangkaian kisahku
Dan angin pun mendengarkannya
Dengan gemerisik,lalu hening selebihnya
Perlahan pula bisikku mengeja selaksa nama dan kata
Waktu yang beranjak sedemikan jauh kiranya tak sedikitpun mengikis ingatanku
Seketika teriakanku membentur tembok-tembok
Dimana raga dan jiwaku terpasung sepi
Sekelompok awan pias membingkai bulan,
Aku memandanginya dari rongga kamarku
Tak ada yang bicara atau menyela..
Ternyata aku berbicara dengan hatiku sendiri
Seraya mengeja guratan takdir yang tertera di langit
Lagi dan lagi wajah ini basah
Tubuh ini rebah
Lelah mecari terjemah
Kenyataan bawah sadarku
Ceritaku kian tak beralur
Tidak pula teratur..
Lalu kunyanyikan lagu bahagia negeri kecilku
Akupun tertidur..
Dan angin pun mendengarkannya
Dengan gemerisik,lalu hening selebihnya
Perlahan pula bisikku mengeja selaksa nama dan kata
Waktu yang beranjak sedemikan jauh kiranya tak sedikitpun mengikis ingatanku
Seketika teriakanku membentur tembok-tembok
Dimana raga dan jiwaku terpasung sepi
Sekelompok awan pias membingkai bulan,
Aku memandanginya dari rongga kamarku
Tak ada yang bicara atau menyela..
Ternyata aku berbicara dengan hatiku sendiri
Seraya mengeja guratan takdir yang tertera di langit
Lagi dan lagi wajah ini basah
Tubuh ini rebah
Lelah mecari terjemah
Kenyataan bawah sadarku
Ceritaku kian tak beralur
Tidak pula teratur..
Lalu kunyanyikan lagu bahagia negeri kecilku
Akupun tertidur..
.. .. ..
Karena tidak kepada siapapun semua tanya ini tertuju,
Airmata kian berdesakan gemericik..
memuarakan do'a-do'a..
Meski rindu menggebu..
Mencari naungan tak berpintu
Meski risau tak terhalau..,
Meski sayang menerawang
Meski cinta tak berpola
Menelusur
Lidah ini tak kuasa mengucapkan kata-kata..
Atau sekelumit isakan
Rasa ini kelu
Raga ini beku..
Ketika keMAHA-anMu menegur kesadaranku
entah bagaimana dinihari di atas langit..
Adakah sama dengan di bumi yang durjana ini?
Adakah sama dengan hati yang bersalah ini?
Rasa beserta impian kukumpul dengan selaksa embun di pipiku,
Laksana bulir-bulir tasbih..
Terlebih saat kuselami kealfaanku..
.. Ketika kuhakimi kehendakku..
Tak satupun pikiran bisa kumaknai..
Hanya diam tanpa suara..
Karena tidak kepada siapapun harapan ini tertuju,
Kunyatakan hanya kepada-Mu..
Cintakanlah rasa cintaku hanya kepada Cinta-Mu..
Airmata kian berdesakan gemericik..
memuarakan do'a-do'a..
Meski rindu menggebu..
Mencari naungan tak berpintu
Meski risau tak terhalau..,
Meski sayang menerawang
Meski cinta tak berpola
Menelusur
Lidah ini tak kuasa mengucapkan kata-kata..
Atau sekelumit isakan
Rasa ini kelu
Raga ini beku..
Ketika keMAHA-anMu menegur kesadaranku
entah bagaimana dinihari di atas langit..
Adakah sama dengan di bumi yang durjana ini?
Adakah sama dengan hati yang bersalah ini?
Rasa beserta impian kukumpul dengan selaksa embun di pipiku,
Laksana bulir-bulir tasbih..
Terlebih saat kuselami kealfaanku..
.. Ketika kuhakimi kehendakku..
Tak satupun pikiran bisa kumaknai..
Hanya diam tanpa suara..
Karena tidak kepada siapapun harapan ini tertuju,
Kunyatakan hanya kepada-Mu..
Cintakanlah rasa cintaku hanya kepada Cinta-Mu..
.. .. ..
Kantuk itu seperti setan..,kerap gentayangan menjelang adzan.
Malas itu laksana iblis..,selalu mengajak hati untuk berdusta
Malas itu laksana iblis..,selalu mengajak hati untuk berdusta
.. .. ..
Maaf..,
Aku tak bisa menjemput mimpi malam ini,
Tiba-tiba aku rindu bunga-bungaku.
...
Biar aku rebah di ladang,
Tanpa kesaksian
Aku tak bisa menjemput mimpi malam ini,
Tiba-tiba aku rindu bunga-bungaku.
...
Biar aku rebah di ladang,
Tanpa kesaksian
.. .. ..
Assalamu'alaykum Mawar
Bagaimana soremu?
Adakah cerita yang bisa kita nikmati bersama segelas teh hangat?
Di jalanan pasti akan ramai,
Akan banyak hasrat bertransaksi malam nanti..
Aku harap kita bisa tetap merasa hangat,tanpa selimut birahi yang keji..
Bagaimana soremu?
Adakah cerita yang bisa kita nikmati bersama segelas teh hangat?
Di jalanan pasti akan ramai,
Akan banyak hasrat bertransaksi malam nanti..
Aku harap kita bisa tetap merasa hangat,tanpa selimut birahi yang keji..
LORONG LACUR
Wajahmu tidak mekar lagi
Tubuhmu layu
Dan sekarang malam kembali,
Masih saja kau buru cinta,
Di penghujung waktu,
Yang tak menawarkan keabadian
Tubuhmu layu
Dan sekarang malam kembali,
Masih saja kau buru cinta,
Di penghujung waktu,
Yang tak menawarkan keabadian
LAYANG-LAYANG
... ...
Bahagia itu jarang sekali datangnya,
Mampir hari ini,pergi hari ini pula
Aku seperti mewarnai langit,
Saat layang-layangku mengangkasa
Seketika rambutku terbang berbias
cahaya ..
Tak ada pilihan selain berlari,
Berputar mengitari ladang senja,
Tanganku terlalu mungil menggapai ketinggian..
Harapanku sangat sederhana;
Bahagia di senja ini,
Sebelum bertemu mimpi buruk di gubuk,malam nanti
Biarkanlah aku terbang..
Biarkan aku menjadi anak kecil
Yang tak mengerti apa-apa tentang pikiran orang dewasa
Biarkan aku bahagia;
bermain layang-layang
Bahagia itu jarang sekali datangnya,
Mampir hari ini,pergi hari ini pula
Aku seperti mewarnai langit,
Saat layang-layangku mengangkasa
Seketika rambutku terbang berbias
cahaya ..
Tak ada pilihan selain berlari,
Berputar mengitari ladang senja,
Tanganku terlalu mungil menggapai ketinggian..
Harapanku sangat sederhana;
Bahagia di senja ini,
Sebelum bertemu mimpi buruk di gubuk,malam nanti
Biarkanlah aku terbang..
Biarkan aku menjadi anak kecil
Yang tak mengerti apa-apa tentang pikiran orang dewasa
Biarkan aku bahagia;
bermain layang-layang
.. .. ..
Di desa di kota tumbuh dan gelisah..
Seperti kembang dalam belukar..
Seperti mata air kehilangan sungai..
Apakah lagi yang tersisa bagi kau dan aku..??
Frenky & Jane
Seperti kembang dalam belukar..
Seperti mata air kehilangan sungai..
Apakah lagi yang tersisa bagi kau dan aku..??
Frenky & Jane
TERUNTUK PARA MURTADIN
Sesekali
pandanglah langit,laut,atau apasaja yang terbentang luas.
Lihatlah sejauh kesanggupan akomodasi matamu.
Ketahuilah bahwa nantinya kau menemukan titik kosong yang tak cukup kau artikan degnan perbandingan-perbandingan.
Apa itu kebenaran sesungguhnya?
Jika kau mampu menjawabnya,maka tanyakan pada Tuhan,apakah Tuhan pernah kejam menyiapkan neraka bagi yang kau anggap tak mengetahui kebenaran.
Lalu sperti apa kbenaran yg kau pertahankan?
Sudahkah kebaikanmu menghampiri luasnya kehidupan tanpa kebencian?
Lihatlah sejauh kesanggupan akomodasi matamu.
Ketahuilah bahwa nantinya kau menemukan titik kosong yang tak cukup kau artikan degnan perbandingan-perbandingan.
Apa itu kebenaran sesungguhnya?
Jika kau mampu menjawabnya,maka tanyakan pada Tuhan,apakah Tuhan pernah kejam menyiapkan neraka bagi yang kau anggap tak mengetahui kebenaran.
Lalu sperti apa kbenaran yg kau pertahankan?
Sudahkah kebaikanmu menghampiri luasnya kehidupan tanpa kebencian?
SHUBUH
Perawan-perawan yang pulas..
Semalam asmara menemanimu hingga larut..
bangunlah..
Cinta sesungguhnya menunggumu..
Semalam asmara menemanimu hingga larut..
bangunlah..
Cinta sesungguhnya menunggumu..
.. .. ..
Waktunya sudah habis..
Kata-kataku tinggal untukku sendiri
… … …
Suraku pun dibenci angin..
Bisakah diam ini membaca jejak akhir hidup?
Lalu kemana harus kucampakkan syairku?,
Agar kesalahanku tidak abadi padamu
Kata-kataku tinggal untukku sendiri
… … …
Suraku pun dibenci angin..
Bisakah diam ini membaca jejak akhir hidup?
Lalu kemana harus kucampakkan syairku?,
Agar kesalahanku tidak abadi padamu
.. .. ..
Sepertinya lara ini akan lebih lama dari penghujan
Kemarin kilat memotret mataku-
mendadak hujan..
Meluluhlantakkan keangkuhan dijalanan
tapi dunia ini terlalu luas-
untuk dijangkau perasaan hati.
Hujan hanya menguyur disini..
Matakupun tak mampu berakomodasi,
tak ada bayangan yang mampu kutangkap selain sesal..
Seketika malam menutup jendela kamarku..,
sedangkan diluar masih deras,
meski mataku tlah mengering
Kemarin kilat memotret mataku-
mendadak hujan..
Meluluhlantakkan keangkuhan dijalanan
tapi dunia ini terlalu luas-
untuk dijangkau perasaan hati.
Hujan hanya menguyur disini..
Matakupun tak mampu berakomodasi,
tak ada bayangan yang mampu kutangkap selain sesal..
Seketika malam menutup jendela kamarku..,
sedangkan diluar masih deras,
meski mataku tlah mengering
.. .. ..
Entah kemana ingin mengabarkan duka
Pertikaian hati riuh bergemuruh,
Namun tak pernah terdengar ke telinganya
Selalu padam di pintu senja
Biarlah puisi menjadi puisi..
Biarkan ia mengiramakan syairnya
Mungkin dengan hujan,badai,atau halilintar
Biarkan keletihan menapaki jejak airmata,hingga ke samuderanya
Pertikaian hati riuh bergemuruh,
Namun tak pernah terdengar ke telinganya
Selalu padam di pintu senja
Biarlah puisi menjadi puisi..
Biarkan ia mengiramakan syairnya
Mungkin dengan hujan,badai,atau halilintar
Biarkan keletihan menapaki jejak airmata,hingga ke samuderanya
.. .. ..
Tangkai-tangkai mawar terluka..
Karena kehilangan kuntum-kuntumnya..
para durjana mencurinya-
Untuk ritual pemujaan asmara
Karena kehilangan kuntum-kuntumnya..
para durjana mencurinya-
Untuk ritual pemujaan asmara
.. .. ..
Bahkan udara pun telah dicemari kefanaan;
Akhir-akhir ini langit jarang sekali berwarna biru..
Andai jasad mampu menembus batas langit,ia akan katakan bahwa bumi tidak lagi layak ditinggali..
Akhir-akhir ini langit jarang sekali berwarna biru..
Andai jasad mampu menembus batas langit,ia akan katakan bahwa bumi tidak lagi layak ditinggali..
.. .. ..
Dengan cukup sadar aku berupaya menyadarkan diriku..,
Atas ketidaksadaranmu menyadarkan kesadaranku.
Atas ketidaksadaranmu menyadarkan kesadaranku.
.. .. ..
Selalu resah ini bertabuh..
Sering risau ini bergemuruh..
Walau teriaknya tak pernah sampai ke peraduanmu..
Walau isaknya tak bisa menyentuh kalbumu..
Sedangkan paru-paruku lemah,..
Menghirup birahi-birahi yang kau samarkan..
Sering risau ini bergemuruh..
Walau teriaknya tak pernah sampai ke peraduanmu..
Walau isaknya tak bisa menyentuh kalbumu..
Sedangkan paru-paruku lemah,..
Menghirup birahi-birahi yang kau samarkan..
SENJA
Senja kembali..
... ...
Banyak yang terlantar siang tadi;
Kesedihan salahsatu diantaranya..
Meski sudah mencium sajadah,
Halaman selalu menyisakan jejak-rindu.
Untuk tidak kusebut nama-nama,
Untuk tidak kedendam wajah-wajah,
Untuk tidak ku benci malapetaka,
Untuk tidak kutafsirkan sebuah cinta..
Aku pun berdiri dihadapan kumandang
Menanti aku yang dulu,dengan hijab dan jilbab abu-abu
Waktu pun merangkaki usiaku..
Hari-hari menjadi hantu
Manusia-manusia menjadi makhluk berhati batu
Lagi-lagi cinta kucari dan kuterka dalam ingatan..
Hingga azan bercerita..
Tuhan mengabarkan peringatan..
-seribu senja lagi tak ada cinta yang layak ditunggu disini-
Medan,24 Desember 2012
... ...
Banyak yang terlantar siang tadi;
Kesedihan salahsatu diantaranya..
Meski sudah mencium sajadah,
Halaman selalu menyisakan jejak-rindu.
Untuk tidak kusebut nama-nama,
Untuk tidak kedendam wajah-wajah,
Untuk tidak ku benci malapetaka,
Untuk tidak kutafsirkan sebuah cinta..
Aku pun berdiri dihadapan kumandang
Menanti aku yang dulu,dengan hijab dan jilbab abu-abu
Waktu pun merangkaki usiaku..
Hari-hari menjadi hantu
Manusia-manusia menjadi makhluk berhati batu
Lagi-lagi cinta kucari dan kuterka dalam ingatan..
Hingga azan bercerita..
Tuhan mengabarkan peringatan..
-seribu senja lagi tak ada cinta yang layak ditunggu disini-
Medan,24 Desember 2012
.. .. ..
Dengan
selalu memberi atau menyedekahkan sesuatu yang bernilai,perlahan kita
belajar menerima kehilangan..,
karena suatu saat semua yang kita miliki juga akan hilang.
Mulailah untuk tidak menyesali kegagalan.
Mulailah untuk tidak menaruh harapan.
Mulailah untuk tidak meminta.
Mulailah untuk tidak menangisi kehilangan.
Mulailah untuk berbagi kesenangan.
Dengan begitu pada saat udara berhenti di rongga dada,tak ada lagi impian yang tertinggal..
Dan tak ada lagi ketakutan yang menjadi siksaan.
karena suatu saat semua yang kita miliki juga akan hilang.
Mulailah untuk tidak menyesali kegagalan.
Mulailah untuk tidak menaruh harapan.
Mulailah untuk tidak meminta.
Mulailah untuk tidak menangisi kehilangan.
Mulailah untuk berbagi kesenangan.
Dengan begitu pada saat udara berhenti di rongga dada,tak ada lagi impian yang tertinggal..
Dan tak ada lagi ketakutan yang menjadi siksaan.
UNTUK PALESTINA
Maafkan kami yang tak kuasa merengkuh
airmatamu..
Sebab disinipun,di negeri kami yang mestinya madani,
kami berjuang mempertahankan akidah serta hargadiri.
Sebab disinipun amis dosa menyengat layaknya mayat yang membusuk.
Disini banyak kematian raga tanpa predikat syuhada.
Betapa indah kematian terhormat di negerimu.
Kiranya do'a,da'wah dan airmata kami disini brarti buatmu.
Mari kita jelang takazah surga..
Bersabarlah..
Tawakal lah..
Allah tidak akan menyia-nyiakan kita..
Sebab disinipun,di negeri kami yang mestinya madani,
kami berjuang mempertahankan akidah serta hargadiri.
Sebab disinipun amis dosa menyengat layaknya mayat yang membusuk.
Disini banyak kematian raga tanpa predikat syuhada.
Betapa indah kematian terhormat di negerimu.
Kiranya do'a,da'wah dan airmata kami disini brarti buatmu.
Mari kita jelang takazah surga..
Bersabarlah..
Tawakal lah..
Allah tidak akan menyia-nyiakan kita..
Minggu, 17 Agustus 2014
.. .. ..
Berbagilah
walau kau harus mengurangi jatah makanmu,atau mesti kelaparan.
Jangan menunggu kekayaan mampir dihidupmu sebagai syarat untuk kau bisa memberi.
Berikanlah apa yang bisa kau berikan saat ini..
Jangan menunggu kekayaan mampir dihidupmu sebagai syarat untuk kau bisa memberi.
Berikanlah apa yang bisa kau berikan saat ini..
.. .. ..
..Dan
ketahui juga,tidak ada peran pengganti jika suatu saat aku tak lagi
mampu menyuguhimu senyum dan tawa.
Betapapun aku beserta jiwaku tak kan abadi.
Aku sangat mencemaskan harapanmu pada dunia..
Dan itu kalimat cinta yang harus kusimpan sebagai rahasia
Betapapun aku beserta jiwaku tak kan abadi.
Aku sangat mencemaskan harapanmu pada dunia..
Dan itu kalimat cinta yang harus kusimpan sebagai rahasia
.. .. ..
Ketahuilah
bahwa kesabaran dan pengorbanan ini bukanlah untukku..,
melainkan untuk melakonkan peranku.
sebab aku sendiri tak merencanakan perjalanan ini.
Namun tidak pula aku mengecewakan waktu yang tertempuh selama membela setiap harapanmu.
.. ..
Tertawalah untukku
melainkan untuk melakonkan peranku.
sebab aku sendiri tak merencanakan perjalanan ini.
Namun tidak pula aku mengecewakan waktu yang tertempuh selama membela setiap harapanmu.
.. ..
Tertawalah untukku
.. .. ..
… … …
Maaf,mestinya aku tak melewatkan berita-beritamu,termasuk berita-berita yang membuatku tak percaya dengan pikiranku sendiri.
Dan aku putuskan untuk hanya sekedar membacanya, tanpa berlama-lama,karena aku kembali melihat dirimu yang lain disitu.tapi tak apa..,terlalu naif bagiku untuk menata segalanya sendirian,seperti fantasi-fantasi yang pernah kita bicarakan,sebelum aku koma.
Dan saat siuman,aku melihat dirimu yang lain berkelebat.aku sempat jelas melihatnya,dan kuharap itu kamuflase yang mesti kumaafkan.
Setidaknya itupun sudah lebih baik dari cerita-cerita hitam yang selalu ingin kubingkiskan di pelataran puisimu.
Maafkan kelancanganku..
… …
Ada berapa bentuk senyum yang pernah kau tau?
Ada berapa jenis canda yang kau kenali?
Ada berapa macam kekhawatiran yang kau fahami?
Ada berapa ragam harapan yang kau mengerti?
Aku tak pernah membuat pengecualian..,selain isyarat sederhana yang kerap tak disadari orang-orang yang mengaku sangat paham tentang hati.
… ..
Jika kita masih saling menyimpan alamat,aku akan kirimkan surat berikutnya..
Tentu dengan tutur kata yang lebih jauh tidak mungkin kuasa menggiring airmatamu.
Sebab,hari-hari kian menyuguhkan pesona serta kecemasan,yang tak cukup hanya dijadikan catatan semata.
karena kau butuh ruang untuk berdandan.. dan itu satu-satunya ruang yang hanya mungkin bisa dimasuki jiwa yang bersesuaian dengan harapan yang kau sembunyikan..
Junsu Anai
Kisaran,17 Okt’12
Maaf,mestinya aku tak melewatkan berita-beritamu,termasuk berita-berita yang membuatku tak percaya dengan pikiranku sendiri.
Dan aku putuskan untuk hanya sekedar membacanya, tanpa berlama-lama,karena aku kembali melihat dirimu yang lain disitu.tapi tak apa..,terlalu naif bagiku untuk menata segalanya sendirian,seperti fantasi-fantasi yang pernah kita bicarakan,sebelum aku koma.
Dan saat siuman,aku melihat dirimu yang lain berkelebat.aku sempat jelas melihatnya,dan kuharap itu kamuflase yang mesti kumaafkan.
Setidaknya itupun sudah lebih baik dari cerita-cerita hitam yang selalu ingin kubingkiskan di pelataran puisimu.
Maafkan kelancanganku..
… …
Ada berapa bentuk senyum yang pernah kau tau?
Ada berapa jenis canda yang kau kenali?
Ada berapa macam kekhawatiran yang kau fahami?
Ada berapa ragam harapan yang kau mengerti?
Aku tak pernah membuat pengecualian..,selain isyarat sederhana yang kerap tak disadari orang-orang yang mengaku sangat paham tentang hati.
… ..
Jika kita masih saling menyimpan alamat,aku akan kirimkan surat berikutnya..
Tentu dengan tutur kata yang lebih jauh tidak mungkin kuasa menggiring airmatamu.
Sebab,hari-hari kian menyuguhkan pesona serta kecemasan,yang tak cukup hanya dijadikan catatan semata.
karena kau butuh ruang untuk berdandan.. dan itu satu-satunya ruang yang hanya mungkin bisa dimasuki jiwa yang bersesuaian dengan harapan yang kau sembunyikan..
Junsu Anai
Kisaran,17 Okt’12
.. ... ..
Biar kutelusuri aliran muara matamu,
Hingga ke ujung lorong gelap
Biar kuikuti langkah-langkah rahasiamu,
Sampai ke altar pemujaan dosa-asmara
Atau biarkan kutebus..
Harga diri yang kau gadaikan
Dengan kata “cinta”
Sebab aku hanya punya do’a,
Buatmu-
Para wanita..
J-A
Kisaran,13 Okt’12
Hingga ke ujung lorong gelap
Biar kuikuti langkah-langkah rahasiamu,
Sampai ke altar pemujaan dosa-asmara
Atau biarkan kutebus..
Harga diri yang kau gadaikan
Dengan kata “cinta”
Sebab aku hanya punya do’a,
Buatmu-
Para wanita..
J-A
Kisaran,13 Okt’12
AIRMATA HUJAN
DIANTARA DUA DIKSI
Aku dan hujan..
Ditengah waktu dan peradaban,
Yang berlari lari..
Yang menari-nari,
Yang menyirami noda-noda di jalanan
Aku menandai waktu-waktu,dalam catatan hujan..
Hujan sendiri adalah isyarat yang tak sempurna kubahasakan..
Waktu menyimpan firasatku
Dalam rinai hujan-
Langit berduka cukup lama,
Seperti laraku yang mengelana..
Lalu turun hujan di sela-sela hari,
Di setiap prahara
Di semua angkara,
Di pedih penat pertikaian dunia
Hujan adalah airmata,-
Air dari mata air..
Yang menjadi hujan
Aku dan hujan..
Ditengah waktu dan peradaban,
Yang berlari lari..
Yang menari-nari,
Yang menyirami noda-noda di jalanan
Aku menandai waktu-waktu,dalam catatan hujan..
Hujan sendiri adalah isyarat yang tak sempurna kubahasakan..
Waktu menyimpan firasatku
Dalam rinai hujan-
Langit berduka cukup lama,
Seperti laraku yang mengelana..
Lalu turun hujan di sela-sela hari,
Di setiap prahara
Di semua angkara,
Di pedih penat pertikaian dunia
Hujan adalah airmata,-
Air dari mata air..
Yang menjadi hujan
J_A
Medan,29 Sept’12
Medan,29 Sept’12
... ... ...
Terkadang sesuatu yang kita pandang baik,tidak ideal.dan yang kita pandang ideal,belum tentu baik.
Kjahatan & dosa menyamar begitu sempurna
Jaman ini memang sudah tercabik-cabik sedemikian rupa..
Hingga orang-orang lelah mempertahankan sebuah kebenaran..
Kjahatan & dosa menyamar begitu sempurna
Jaman ini memang sudah tercabik-cabik sedemikian rupa..
Hingga orang-orang lelah mempertahankan sebuah kebenaran..
IRONI-II
Ingin kucabik amarahku sendiri..,
saat kamuflasemu menutup jendela..
Hingga kuberantaki hatimu dengan perkataanku.
… … …
Ruangan ini berdebu,kita perlu memandang keluar.
Ada banyak pemurtadan disana;
di jalanan,
di rumah-ruamh yang hampir rubuh,
di pemukiman kumuh.
… … …
Dan kau masih sibuk bersolek;
dengan filosofimu,
dengan paradigmamu,
dengan gaunmu,
dengan parasmu,
dengan hasratmu yang kau balut agama
Ingin kutikam geramku yang membuncah..,
ketika kau usung kekeliruan sebagai hikmah
Sampai kutuduh nalurimu terbutakan
… … …
Aroma dosa menelisik ke bilik kita,
disana banyak angkara;
saudara kita berjejal kepasrahan
Dan kau masih saja asik tertawa.
Kuhujat diriku dgn dalil-dalil yang kau lemparkan..
Aku pun tersungkur memungut lembaran sajak-sajak klise yang kau jadikan pembenaran..
Hingga kesedihan tak mampu kubendung hanya dengan menekan amarah
… … …
Aku butuh do’a.. yang semestiny keluar dari keimananmu,
Untuk mereka-kaummu;
yang kau biarkan durjana.
J_A
Medan,02 Sept’12
saat kamuflasemu menutup jendela..
Hingga kuberantaki hatimu dengan perkataanku.
… … …
Ruangan ini berdebu,kita perlu memandang keluar.
Ada banyak pemurtadan disana;
di jalanan,
di rumah-ruamh yang hampir rubuh,
di pemukiman kumuh.
… … …
Dan kau masih sibuk bersolek;
dengan filosofimu,
dengan paradigmamu,
dengan gaunmu,
dengan parasmu,
dengan hasratmu yang kau balut agama
Ingin kutikam geramku yang membuncah..,
ketika kau usung kekeliruan sebagai hikmah
Sampai kutuduh nalurimu terbutakan
… … …
Aroma dosa menelisik ke bilik kita,
disana banyak angkara;
saudara kita berjejal kepasrahan
Dan kau masih saja asik tertawa.
Kuhujat diriku dgn dalil-dalil yang kau lemparkan..
Aku pun tersungkur memungut lembaran sajak-sajak klise yang kau jadikan pembenaran..
Hingga kesedihan tak mampu kubendung hanya dengan menekan amarah
… … …
Aku butuh do’a.. yang semestiny keluar dari keimananmu,
Untuk mereka-kaummu;
yang kau biarkan durjana.
J_A
Medan,02 Sept’12
IRONI-I
Gagasan-gagasan kita terlihat begitu memukau..
Sorak-sorai bergemuruh karenanya.
Dan kita tersenyum berterimakasih.
Puji-pujianan pun saling berbalasan,layaknya arisan.
Tak kita sadari kebenaran sesungguhnya telah kita samarkan..
Kita pun lupa..,bahwa semuanya akan dipertanggungjawabkan..
Sorak-sorai bergemuruh karenanya.
Dan kita tersenyum berterimakasih.
Puji-pujianan pun saling berbalasan,layaknya arisan.
Tak kita sadari kebenaran sesungguhnya telah kita samarkan..
Kita pun lupa..,bahwa semuanya akan dipertanggungjawabkan..
PURNAMA
.. ..
Bulan purnama kali ini berbeda,
lebih dari sekedar ungkapan sastra atau lelucon para remaja.
Dan tak harus kujelaskan dengan rumus fisika
Yang pasti purnama malam ini perlu dihayati dgn subhanallah..
HATI
Hati hakiki,
diantara para hati:
Yang khawatir jatuh hati..
Yang takut menyakiti hati..
Yang ikhlas tak ingin sakit hati..
Yang sabar mendengarkan hati..
Yang teguh menjaga hati..
Yang selalu hati-hati kepada setiap hati..
Yang tak mengkhianati Sang Pemilik hati
diantara para hati:
Yang khawatir jatuh hati..
Yang takut menyakiti hati..
Yang ikhlas tak ingin sakit hati..
Yang sabar mendengarkan hati..
Yang teguh menjaga hati..
Yang selalu hati-hati kepada setiap hati..
Yang tak mengkhianati Sang Pemilik hati
catatan
Hari-hari terasa begitu lengang saat ini..
Tak ada yg perlu dituai atau disemai gi..
Selamat datang kemarau..
Ajari aku perihal kesabaran..,
Hingga penghujan mampir lagi,
mengaliri nuraninya..
entah ebrapa tahun lagi..
Tak ada yg perlu dituai atau disemai gi..
Selamat datang kemarau..
Ajari aku perihal kesabaran..,
Hingga penghujan mampir lagi,
mengaliri nuraninya..
entah ebrapa tahun lagi..
Langganan:
Postingan (Atom)



























